TANGKAL PAHAM RADIKALISME, TERORISME DAN ISIS POLRESTA SOLOK KOTA ADAKAN KAJIAN KHUSUS POLRI DAN TNI

Dalam rangka meningkatkan sinergitas antara TNI dan Polri, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dari pengaruh Paham Radikalisme, Terorisme dan ISIS, Kepolisian Resort (Polres) Solok Kota menggelar Tabligh Akbar.

Kegiatan yang mengusung tema “Menangkal Paham Radikalisme, Teroris, ISIS” itu dilaksanakan di Mesjid Al Kautsar Polres Solok Kota, Sabtu (20/1), dengan mendatangkan ustadz kondang DR. Ali Musri Semjan Putra, Lc, MA yang merupakan Alumunus Doktoral S3 Jurusan Aqidah Universitas Islam Madinah Saudi Arabia.

Hadir Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, S.I.K, MH, pejabat utama Polres Solok Kota, para Kapolsek, anggota Polres dan Polsek sejajaran. Turut juga hadir Walikota Solok (mewakili), Dandim 0309 yang diwakili, Kemenag Kota Solok,  Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kodim 0309 Solok.

Sebelum mendengarkan ceramah dari Ustadz pengisi kajian dalam siaran rohani Rodja TV dan Yufid TV itu, Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Dar El Imana Padang, Yayasan Sabilul Haq Solok dan kepada pemateri serta kepada seluruh personil khususnya Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kodim 0309 Solok, yang telah hadir dalam kegiatan yang diprakarsai Yayasan Sabilul Haq Solok dan Polres Solok Kota itu.

Kapores menghimbau kepada seluruh anggota agar betul-betul mendengarkan isi ceramah sebagai modal dasar untuk membentengi diri, mendeteksi dan mensosialisasikannya kepada masyarakat di wilayah binaannya masing-masing.

Kapolres yang merupakan warga kehormatan Kota Solok dan menyandang gelar sangsako adat, Datuak Pandeka Rajo Mudo itu berharap dengan adanya acara ini, Bhabinkamtibmas dapat menghimbau masyarakatnya untuk kemudian bersama – sama dengan masyarakat pun mampu mendeteksi sejak dini bila ada dugaan paham radikal di wilayah hukum Polres Solok Kota.

“Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Dai Kamtibmas diharapkan bersatu untuk proaktif mensosialisasikan ilmu yang diperoleh, sehingga dapat mencerdaskan warga dan menjauhkannya dari paham radikal, terorisme dan ISIS” imbuh pria yang mengawali kariernya di kepolisian sebagai Pama pada Polda Sulawesi Selatan tahun 2000 itu.

Sementara itu, dalam ceramahnya, Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra Lc, MA, dengan tegas menggambarkan ciri-ciri paham radikalisme, terorisme dan ISIS, pemahaman yang melatarbelakanginya.

Ditekankan perintis dan pendiri STDI Imam Syafii Jember itu, paham tersebut bukan bagian dari agama Islam yang cinta damai serta bertolak belakang dengan tauladan-tauladan yang telah diajarkan oleh Sang Baaginda Rasulullah, Nabi Muhammad,Sholallahu ‘alaihi wasallam.

Pembina Yayasan Dar El Iman Padang dan Yayasan Sabilul Haq yang juga merupakan pemegang Sanad Kitab Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahab itu menjelaskan, terorisme adalah doktrin dan aksi terorganisir yang mengancam keselamatan orang banyak untuk menciptakan suatu rasa ketakutan atau teror, dengan yang dilakukan dengan cara melakukan aksi penyerangan, mengebom tempat umum dan bunuh diri.

Diakhir ceramahnya, Dr. Ali Musri mempersilahkan untuk sesi tanya jawab seputar materi pembahasan, diantaranya bagaimana menyikapi banyaknya pesantren di wilayah lain yang didatangi bahkan dibubarkan oleh warga masyarkaat karena diduga mengajarkan paham radikal.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *